Jeritan Tembakau

Sarjito 28 Mei 2020 09:11:18 WIB

Hujan yang mulai turun membuat petani tembakau was-was. Sebab sebagian besar petani baru memulai masa tanam kembali.

Petani tembakau asal Padukuhan Wonolagi, Daryanto (28), Rabu (27/5) mengatakan, hujan mulai melanda wilayah desa Giriasih dan sekitarnya sejak sepekan terakhir. Padahal saat ini sedang puncak musim tanam. Proses pertumbuhan tembakau tidak akan maksimal bahkan terancam mati jikalau curah hujan tinggi.

Saat ini, petani menikmati harga yang cukup stabil, di kisaran 100 - 150 ribu per kilogram tergantung kualitas tembakau, setelah panen tahun sebelumnya kuantitas dan kualitas panenan anjlog karena cuaca hujan berkepanjangan.

 

 
 
 
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Lokasi Giriasih

tampilkan dalam peta lebih besar